“Pamor Keris dilakukan sebagai upaya untuk menyelamatkan masyarakat dengan tujuan untuk mencegah penularan virus Covid-19, terutama varian Omicron yang saat ini semakin meningkat jumlahnya, ”ucapnya.
Lanjut, AKP Aryo Pandanaran, SH bahwa Pamor Keris menyasar tempat-tempat keramaian yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Terutama bagi warga tidak taat Prokes, karena masih banyak ditemukannya masyarakat yang tidak disiplin atau mematuhi protokol kesehatan dengan baik.
“Harapannya dengan terus diingatkan, masyarakat dapat tetap beraktifitas dengan aman dan nyaman namun tetap memperhatikan protokol kesehatan. TNI Polri dan Pemerintah tidak akan bosan mengimbau terkait prokes,“ pungkasnya.










