Sehingga, tidak sampai masuk ke rumah sakit. Meski upaya antisipasi sudah dilakukan, namun pihaknya berharap tidak sampai terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Banyuwangi.
“Ayo, Kita berusaha untuk lawan virus ini dengan cara prokes di tengah masyarakat diperketat, mudah-mudahan tidak ada lonjakan yang harus masuk ke rumah sakit sehingga cukup diisolasi mandiri saja,” Imbuhnya.
Sementara Direktur RSUD Balambangan dr Widji Lestariono menambahkan, sementara ini ada 10 orang positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit setempat.
RSUD juga belum memastikan pasien yang dirawat apakah terpapar varian Omicron atau tidak, karena 20 sampel masih dikirim ke Surabaya untuk dilakukan tes uji Omicron.
“Dari 192 yang aktif di Banyuwangi, itu diambil 20 diantaranya untuk di tes ke Surabaya guna mendeteksi pasti Omicron. Sampai saat ini masih belum keluar hasilnya,” pungkasnya.
Sedangkan, tenaga kita sudah membuat perencanaan skema, jika sewaktu-waktu kasusnya meledak seperti di bulan Juli-Agustus 2021 kemarin. //
“Bahkan RSUD Blambangan akan menambah kisaran 100 bed pasien yang berasal dari konversi tempat perawatan penyakit lainnya,” terangnya.









