Banyuwangi, seblang.com – Pemberlakukan PTM 100 persen dihentikan dan menjadi PTM 50 persen di sejumlah tingkatan SD dan SMP dengan jadwal shift pagi dan siang dikarenakan naiknya angka virus covid 19.
Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Suratno mengatakkan kenaikkan tersebut bukan karena adanya klaster sekolah melainkan klaster keluarga.
Dirinya berpendapat karena tidak semua siswa mengalami positif covid 19 dan siswa yang reaktif rata- rata dalam lingkungan keluarganya juga mengalami hal yang sama.
“Jadi bukan klaster sekolah meskipun ada siswa yang positif namun tidak semua siswa. Dan siswa yang mengalami kejadian tersebut dalam keluarganya pun sama , Bukan hanya siswa saja tapi guru juga ada dan keluarganya juga mengalami hal yang sama pada intinya ini klaster keluarga,” ujar Suratno Senin 08/02/2022.









