” Saya hampir 1 jam di sini, karena ada beberapa data yang harus diperbaiki, walau sebelumnya saya sudah melakukan proses perbaikan di Desa Genteng Wetan, namun pada waktu itu saya diarahkan ke kantor kecamatan, setelah itu pihak kecamatan belum dapat mengakses dat,” ucap Edi.
Edi menambahkan,dalam proses perbaikan data Saripah diakui tidak melalui perangkat yang ada di tingkat dusun terlebih dahulu. Hal itu terjadi karena ketidaktahuannya.
“Saya memang tidak lapor pak dusun untuk melakukan proses perbaikan datanya, karena memang saya tidak tahu kok mas,” paparnya
Sementara saat awak media menanyakan lebih detail, Edi terlihat kebingungan bahkan saat sang ibu yang benar-benar dalam kondisi sakit stroke tersebut tidak dapat di wakilkan.
Tidak hanya Saripah masih banyak para lansia dengan kondisi yang sudah renta tetap antre dengan didampingi pihak kelurga.
Satriyo S.Sos MM, Camat Genteng mengatakan untuk lansia agar didahulukan mengigat akan kondisi mereka.
“Untuk lansia yang mendapatkan manfaat, saya meminta agar didahulukan oleh pihak petugas, pada saat pembagian seperti ini. Untuk lansia bisa dikuasakan pada ahli warisnya, tentunya tetap mengikuti prosedur yang telah di tentukan, kasihan juga bila harus ikut antre ataupun datang ke kantor kecamatan di kala dalam kondisi yang sangat tidak memungkinkan,” jelas Satriyo. //












