“Langkah penutupan ini kami lakukan untuk memutus mata rantai penyebaran di sekolah, saat ini pihaknya terus mencari, dari klaster mana anak anak ini kok bisa terpapar, apa lagi sebelumnya ada ODGJ juga terpapar,” ujarnya.
Dirinya berharap, kepada masyarakat untuk tidak panik,karena tim gabungan terus bekerja untuk mencari klaster asal, sehingga penyebaran Covid-19 yang terjadi di desa Wonorejo bisa segera diputus.
“Saya menghimbau untuk masyarakat, tidak perlu panik, tim gabungan satgas Covid-19 masih mencari tahu penyebabnya berasal darimana,” tambahnya.
“Hari ini, rencananya para pimpinan daerah, mulai dari Bupati, Kapolres, Dandim hingga Kepala Dinas kesehatan akan melakukan rapat kerja ke desa kami, sehingga, kekuatan penanganan untuk memutus mata rantai penyebaran segara cepat teratasi dan virus tidak menyebar ke desa lainnya,” tutupnya.
Hery Sampurno, salah satu warga Desa Wonorejo mengatakan bahwa sangat mendukung apa yang dilakukan oleh tim gabungan satgas covid-19 dengan melakukan tracing dan penyemprotan disinfektan di SDN 3 Wonorejo. //
” Apa yang dilakukan satgas gabungan, saya mendukung penuh karena demi kesehatan warga wonorejo dan juga sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 agar tidak merembet ke desa lainnya.” Ungkapnya. ( Dedi K )









