“Kalau saat ini permintaan jamu banyak sekali , saya sampai kewalahan apalagi untuk buah pace pun sekarang susah padahal hal utamanya harus ada buah pace karena manfaatnya,” ujar Mama Regar.
Dalam segelasnya rata rata dijual dengan harga Rp.6000 hingga Rp 25.000 per botolnya tergantung jenis jamunya. Menurutnya pembeli jamunya juga banyak dari kalangan Etnis Tionghoa yang juga menggemari jamu tradisionalnya.
Sementara itu Desy Dwi pembeli jamu Mama Regar juga mengaku cocok dengan racikan jamu tradisional ini karena efeknya bagi kesehatan terlebih tidak mengandung bahan bahan kimia.
“Sudah langganan mas, saya beli jamu kembali gadis biar sehat dan disayang suami saya berlangganan sejak sebelum menikah,” ujarnya sambil tersipu.//











