Pada kegiatan operasi pasar minyak goreng yang bersubsidi dibandrol harga Rp 13.500 per liter. Dan pembelian dibatasi maksimal 2 liter tiap orang
Dikatakan Kapolres Blitar Kota, pihaknya selain memantau pendistribusian operasi pasar minyak goreng juga memantau penegakkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan operasi pasar minyak goreng.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Blitar Drs Santoso juga mengatakan dalam pengecekan di beberapa agen juga tidak ditemukan penimbunan minyak goreng.
“Juga tidak terjadi penimbunan, begitu minyak goreng datang, agen langsung mendistribusikan ke masyarakat,” ujar Santoso.
Dikatakannya, Pemkot Blitar menggelar operasi pasar kali ini untuk membantu mencukupi kebutuhan minyak goreng di masyarakat.
“Nanti kami pantau, kalau stok minyak goreng di pasaran menipis, kami akan lakukan operasi pasar lagi agar tidak terjadi kelangkaan,” pungkasnya.//












