Korban Pembacokan di Besuki Situbondo, Akhirnya Meninggal Usai 4 Hari Tak Sadarkan Diri

by -1481 Views
Wartawan: Imam
Editor: Herry W. Sulaksono
Foto : Suasana pemakaman jenazah NV korban pembacokan. (ist)


Situbondo, seblang.comKorban akibat insiden pembacokan, bernama Dul Hanapi alias NV (45), menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo, tempat korban menjalani rawat inap, Senin (31/1/2022) malam.

Sebelumya (NV) korban asal Desa Bloro, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo itu menjalani perawatan intensif selama 4 hari di RS plat merah tersebut.


Supriyono, SH.,M.Hum selaku kuasa hukum korban mengatakan, bahwa korban (NV) meninggal dunia akibat menderita luka bacok yang cukup parah pada bagian paha belakang sebelah kiri, dengan pelaku utama diketahui identitasnya bernama Muhammad Sulaiman Badri (25), putra MR asal Desa / Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo.

“ Kami berharap Polisi secepatnya mengusut tuntas kasus ini. Sebab, diduga kuat pelaku yang mengakibatkan korban mengalami luka bacok dan meninggal dunia hari ini, tidak hanya satu orang pelakunya, ”ujar Supriyono, Selasa (1/2/2022).

Seperti diberitakan sebelumnya, Gegara adu mulut MR dengan NV saat transaksi motor bekas (Mokas) hingga terjadi insiden pembacokan di depan warung nasi SMA Negeri I Besuki, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo yang mengakibatkan korban NV mengalami luka serius pada bagian paha kirinya, Kamis (27/01/2022). Akibat dibacok oleh salah satu putra MR, sehingga dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Besuki.

Keterangan yang berhasil dihimpun seblang.com dilapangan menyebutkan, bahwa kejadian cekcok adu mulut itu terjadi sekitar pukul 16.10 WIB, diduga gegara transaksi jual beli sepeda motor alias bernegoisasi mokas, antara korban berinisial NV dan MR, tidak lama kemudian datanglah dua putra dari MR membawa sebilah celurit.

Tanpa banyak bicara salah satu putra dari MR langsung membacok saudara NV dan mengenai paha kiri sehingga mengeluarkan banyak darah dan saat itu juga NV langsung di bawah ke rumah sakit di wilayah Besuki dan diduga tiga orang termasuk salah satu pelaku kini melarikan diri.

Salah satu anak korban mengatakan, kami tidak tau pasti apa yang terjadi yang jelas orang tua saya sampai detik ini masih tidak sadarkan diri.

iklan warung gazebo