“Kunci utamanya disiplin dan selalu laksanakan tiga kunci pemasyarakatan maju yakni deteksi dini gangguan kamtib, berantas narkoba dan lakukan sinergi dengan aparat penegak hukum lain, serta juga menerankan prinsip back to basics pemasyarakatan” urainya.
Menurutnya, masing-masing petugas harus membentuk disiplin yang dimulai dari diri sendiri dan dari hal yang sederhana.
“Harus ada perubahan mindset dalam bekerja, baik itu ketika ada pimpinan maupun tidak ada pimpinan, nanti juga akan terbiasa dalam pelaksanaan tugas sehari-hari” imbuhnya.
Selain itu, Tegus memberikan pesan kepada seluruh petugas Lapas Banyuwangi agar menujukkan sikap loyalitas kepada pimpinan, memberikan dedikasi demi kemajuan organisasi, ukir prestasi dan hindari segala bentuk perbuatan tercela.
“Berkinerja sesuai dengan SOP dan jalin sinergi antar bagian. Kembali saya tegaskan agar jangan ada yang berani bermain-main dengan narkoba, karena akan saya tindak tegas jika ada yang terbukti bermain-main dengan narkoba,” tegasnya.
Secara keseluruhan, Teguh mengapresiasi terhadap perubahan-perubahan yang ada di Lapas Banyuwangi. Menurutnya sudah banyak kemajuan dalam beberapa aspek di Lapas Banyuwangi. Mulai dari pelayanan, pembinaan, sarana dan prasarana, hingga kebersihan lingkungan kantor.
“Hal tersebut harus selalu dipertahankan dan ditingkatkan, saya yakin Lapas Banyuwangi sudah pantas untuk mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun ini,” pungkasnya.









