Dinas Kesehatan Banyuwangi Berharap Tidak Terjadi Lagi Kecurangan Rapid Tes

by -1004 Views
Wartawan: Nurhadi
Editor: Herry W. Sulaksono
Amir Hidayat, Plt Kepala Dinas Kesehatan saat mendampingi Bupati Banyuwangi pada vaksinasi di Kecamatan Glagah Banyuwangi

Banyuwangi, seblang.com – Menindak lanjuti pengungkapan aparat Polresta Banyuwangi atas kasus dugaan kecurangan rapid tes antigen, untuk sementara Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyuwangi melakukan penutupan terhadap Klinik Pratama Sumber Wirausaha Terampil (SWT) menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Menurut Amir Hidayat, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, sebelum mengambil keputusan pihaknya sudah melakukan pembahasan bersama dengan Satgas Penanganan Covid 19 Banyuwangi dan surat resmi sudah dikirimkan.

“Untuk mengantisipasi agar tidak terulang kasus kami akan mengumpulkan semua pengelola gerai rapid tes antigen di wilayah Ketapang dan sekitar dalam usaha pembinaan lebih lanjut. Kasus yang terjadi menjadi pelajaran penting bagi semua pengelola klinik supaya kejadian serupa tidak terulang lagi,” jelas Amir di Kantor Camat Glagah Banyuwangi Selasa (08/03/2022)

Selanjutnya terkait dengan dugaan kecurangan yang dilakukan Klinik Pratama SWT, apabila dalam perkembangan kasusnya dinyatakan salah oleh aparat penegak hukum (APH) tidak menutup kemungkinan pihaknya akan mencabut izin operasional klinik tersebut, imbuh Amir.

Sementara Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banyuwangi meminta APH mengambil sikap tegas terhadap Gerai Rapid Antigen yang diduga melakukan tindak kecuranga penerbitan surat hasil tes palsu yang dilakukan salah satu Gerai Rapid Antigen di Kawasan Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Jawa Timur.

iklan warung gazebo

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *