Mendapat laporan tersebut petugas langsung bergegas menuju TKP bersama Babinsa, dan petugas medis Puskesmas Parijatah Kulon melakukan evakuasi terhadap korban dibantu warga setempat. Hasil pemeriksaan petugas medis, ditubuh korban terdapat luka pada pelipis mata sebelah kiri, luka sobek pada bubir atas, luka sobek di pelipis sebelah kanan, dan luka robek pada dada.
Menurut Kapolsek Srono, luka itu diduga kuat akibat korban terperosok dan menghantam batu di bibir sungai dengan ketinggian kurang lebih 2 meter, saat kejadian. Usai mengevakuasi korban, petugas SPKT Polsek Srono, mengantar korban ke rumah duka, didampingi keluarga korban mengendarai mobil bacbon polsek setempat.
“Menurut keterangan keluarganya, korban selama ini mengalami pikun. Sejak Senin 02 Mei 2022 sekitar Pukul 08.00 WIB korban menghilang dari rumah. Atas kejadian itu, pihak keluarga korban tak berkenan korban dilakukan otopsi dan menerima kematian korban. Korban di makamkan di TPU dekat kediamannya,” jelas Kapolsek Srono AKP. Achmad Junaedi SH.//









