Bahkan akbat ulah oknum tersebut akhirnya kepengurusan Pertina Banyuwangi sementara dibekukan oleh Pengprov Jatim setelah pengunduran diri Joko Misbono karena tidak tahan dengan tekanan yang dilakukan oleh oknum tersebut, imbuh pelatih Sasana Tinju Minak Jinggo Boxing Camp Glenmore Banyuwangi itu.
“Sebagai pelatih kami hanya menginginkan agar program pembinaan dan peningkatan prestasi tinju Banyuwangi bisa terus meningkat. Hal tersebut bisa terwujud apabila ada kerukunan kekompakan dan kerjasama yang baik antarelemen yang ada sehingga tercipta suasana kondusif,” tambah pengagum petinju Felix Tito Trinidad tersebut
Sebagai petinju yang pernah merasakan sentuhan pelatih Sasana Pirrih Boxing Champ Surabaya Mario Lumacad dan saat ini sebagai sosok pelatih yang mampu mengantar petinju Banyuwangi mandapatkan 2 emas 2 perak dan 1 Perunggu, berharap ke depan olahraga tinju tetap eksis dan mencetak petinju jadi juara di tingkat Jatim, nasional maupun level dunia.
“Berikan kami suasana tenang dan kondusif untuk menggali potensi dan melatih petinju Banyuwangi agar mampu menjadi juara. Sehingga kami meminta Ketua Pertina Banyuwangi mendatang adalah sosok yang benar-benar peduli dan mampu menghidupi tinju bukan sekedar memanfaatkan olahraga tinju untuk kepentingan lain-lain,” pungkas petinju Indonesia era 90-an itu.////











