Dia menuturkan dalam mengikuti babak 4 besar Piala Soeratin U-13 Tahun di Kota Blitar tersebut, wakil dari Banyuwangi harus menghadapi kesebelasan yang dari materi pemain maupun kekuatan finansial sangat jauhn bahkan bisa diibaratkan gambaran anak keju dan anak singkong.
Namun dengan kekompakan, kerjasama yang baik dan semangat pantang menyerah pemain Ketapang FC mampu menorehkan prestasi yang sangat luar biasa karena mampu menahan seri Bhayangkra FC 0 – 0. Meskipun dalam adu pinalti belum beruntung dan harus mengakui keunggulan lawan dengan skore 0 – 3, imbunhnya.
Anggota DPRD asal Kecamatan Gambiran itu menambahkan keberhasilan tim Ketapang FC menjadi juara III dan lolosnya dua tim U-15 Tahun asal Banyuwangi yaitu Persewangi Banyuwangi dan Persip Pesanggaran Piala Soeratin U-13 Tahun dan U- 15 Tahun PSSI Jawa Timur tahun 2021 / 2022 menjadi bukti sepak bola Banyuwangi sudah banyak kemajuan. Bahkan sudah menjadi role model pembinaan sepakbola kelompok usia dini bagi kebupaten/kota lain di Jawa Timur.
“Kami berharap prestasi tim Ketapang FC Juara III menjadi stimulan dan motivator bagi tim sepakbola Banyuwangi yang lain untuk berprestasi, termasuk tim sepakbola Banyuwangi putra – putri dalam mengikuti ajang Porprov VII Jatim mendatang,” ujar politisi Partai NasDem Banyuwangi itu.//









