Pria yang saat ini menjadi tenaga pendidik di SD Kalipuro itu menuturkan kategori yang dipertandingkan dalam even pertama setelah pandemi Covid 19 di Banyuwangi melandai sehingga pemerintah memberika izin menggelar beberapa kegiatan adalah ; Kategori Sekolah Dasar (SD) Putra dan Putri, Kategori Remaja Putra dan Putri.
Meskipun seleksi yang dikemas kejuaraan antar Club orientasinya pembinaan atlet usia dini dan proyeksi atlet Porprov dan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Banyuwangi. Sebenarnya jajaran pengurus yang dibantu para tim pemandu bakat (Tallent Scouting) sudah mempunyai catatan nama-nama yang dinilai layak tetapi sengaja belum diumumkan.
“Pada dasarnya kami sudah mempunyai catatan nama-nama atlet sepak takraw putra-putri yang masuk proyeksi Porprov Jatim maupun POPDA tetapi tidak diumumkan agar tidak mengendorkan motivasi dan semangat para atlet dalam melakukan latihan,”imbuh Pujo.
Pria berambut cepak itu menambahkan saat ini jajaran pengurus terus melakukan pengawasan dan monitoring latihan yang dilakukan oleh semua club di Banyuwani. Untuk evaluasi dan seleksi lanjutan rencana akan digelar lagi Kejuaraan Sepak Takraw Antar Club Se- Kabupaten Banyuwangi di wilayah Kecamatan Bangorejo sekitar bulan Februari 2022 mendatang. //











