Sedangkan untuk Sea Games yang merupakan even internasional terdekat rencananya akan digelar tahun, PB PASI tidak terlalu banyak berharap karena pandemi Covid 19 mengakibatkan persiapan dan latihan atlet kurang.
Sementara Nurhasan, Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) PASI Jawa Timur (Jatim) mengungkapkan Kejurda Atletik Jatim Tahun 2022 yang digelar di Banyuwangi merupakan upaya untuk membangkitkan kembali kejuaraan atletik setelah sekitar dua tahun vakum karena pendemi Covid 19.
“Untuk Kejurda Jatim sendiri kita kan lama tidak ada kegiatan kita coba apresiasi kegiatan ini ternyata luar biasa jumlah peserta yang hadir lebih dari 500. Kita akan evaluasi dalam rapat kerja (Raker) yang akan dilaksanakan malam ini untuk menyusun progam kerja PASI yang lebih baik,” jelas Nurhasan.
Bahkan tahun ini juga Universitas Negeri Surabaya (Unesa) bersama dengan DBL diminta oleh Kementerian Pemuda Olahraga (Kemenpora) RI untuk mengawal atlet-atlet potensial yang berusia 13 – 14 tahun untuk persiapan Olimpiade.
“Ada sepuluh sentra salah satunya Unesa yang sudah siap dan kemarin sudah disupervisi dan dievaluasi oleh Kemenpora. Kami berupaya menyusun formula terbaik karena ada 46 nomor yang dilombakan dalam PON. Kami yakin kalau fokus dan berani menentukan sikap tidak kesana kemarin ini gampang sebenarnya karena ini olahraga yang terukur kalau sistematis dan melakukan dengan baik,” pungkas Nurhasan.//









