Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Banyuwangi yang diwakili oleh Kabid Olahraga Dispora Achmad Yani menyatakan balap sepeda merupakan gabungan lengkap olahraga prestasi dan rekreasi.
Menurut dia di Banyuwangi cabor balap sepeda dengan menggelar International Tour de Banyuwangi Ijen (ItdBI) merupakan kejuaraan balap sepeda resmi dari Persatuan Balap Sepeda Internasional yang diselenggarakan setiap tahun di Banyuwangi. Selain mengharunkan nama Banyuwangi di dunia juga terbukti mampu menggerakkan ekonomi masyarakat dalam beberapa tahun terakhir.
Yani menuturkan sebagai lembaga pemerintah yang mendapatkan tugas mengurus pembinaan olahraga pihaknya mengacu pada UU Nomor 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) dalam melakukan pembinaan olahraga mulai usia dini sampai dengan usia puncak prestasi. //
“Agar program pembinaan dan peningkatan prestasi bisa berjalan baik ada 2 (dua) hal yang perlu dijaga. Pertama harus dilandasi beribadah dan menyiapkan program kerja yang baik. Pengurus mendampingi talenta muda yang disiapkan untuk prestasi maksimal dan memastikan regenerasi berjalan dengan baik,” jelas Yani.
Sementara Dedi Susanto, Ketua Panitia Muskab ISSI Banyuwangi menuturkan gelaran Muskab ISSI seharusnya dilaksanakan pada bulan Juni 2021 namun karena masa pandemi maka pengurus menunda pelaksanaanya pada Selasa (25/01/2022).
Menurut Dedi peserta Muskab ISSI tahun 2022 10 klub yang terdiri dari 3 (tiga) Klub lama dan mempunya hak suara yaitu ; BMX Academi, BRCC dan RRT 99 Muncar. Kemudian ada tambahan 7 baru yaitu; SART, KIC, Gumarang, JNT, KLLC, NS dan Bumbu Pawon, yang dalam muskab tahun ini belum memiliki hak suara.
“Adapun tahapan Muskab sudah dimulai dengan progam penjaringan Calon Ketua Umum (Caketum) pada November 2021. Agenda dalam Muskab ISSI Banyuwangi salahsatunya memilih calon Ketua Umum periode 2022 – 2026,” jelas Dedi.









