“Jadi untuk program pembinaan atlit masing-masing cabor di Banyuwangi dalam masa pandemi Covid 19 tetap berjalan karena menyadari sebuah prestasi bisa diwujudkan dengan kerja keras, program latihan yang kontinyu dan tidak bisa diperoleh secara instan,”tegas Afan.
Lebih lanjut dia menambahkan untuk cabor unggulan bagi kontingen Banyuwangi dalam mendulang medali dalam Porprov Jatim belum ada perubahan, bahkan dalam perkembangan di lapangan justru bersifat dinamis. Karena semua cabor yang ada di Banyuwangi berlomba-lomba untuk meraih hasil yang maksimal sebab hal tersebut akan berpengaruh terhadap besar/kecilnya dana pembinaan yang dalam tahun berikutnya.
”Terbukti dalam beberapa even olahraga yang diikuti cabor baik dalam Kejurprov maupun open turnamen pretasi atlit Banyuwangi grafiknya menunjukan peningkatan,”pungkas Afan.
Wartawan Nurhadi











