“Meskipun masih dalam keadaan pandemi, tradisi digelar dengan mematuhi protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Dan kami semua berpesan kepada masyarakat untuk saling menjaga prokes.” ungkap Suhaimi.
Acara Barong Ider Bumi dibuka langsung oleh Direktur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Sjamsul Hadi, S.H., M.M.
Sjamsul Hadi sangat mengapresiasi sekali dengan masyarakat Adat Using Desa Kemiren atas diselenggarakannya tradisi Barong Ider Bumi.
“Masyarakat Desa Kemiren sangat berinisiatif dalam menyelenggarakan tradisi leluhur yang turun temurun ini. Sehingga bisa menjaga dan melestarikan nilai-nilai kearifan lokal khususnya adat istiadat Suku Using Desa Kemiren,” kata Sjamsul Hadi.
Dengan diselenggarakan Barong Ider Bumi ini, harapannya kedepan terus dilestarikan oleh generasi-generasi muda khususnya, sehingga budaya dan adat istiadat tetap terjaga turun temurun.//









