Banyuwangi seblang.com – Mahasiswa Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) memanfaatkan limbah cetakan perahu kano yang terbuat dari kayu strip menjadi kano wisata di Bunder (Bangsring Underwater), Wongsorejo, Banyuwangi, Jawa Timur.
Cetakan tersebut sebelumnya dipakai untuk mencetak perahu kano berbahan fiberglass saat melaksanakan Program PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) beberapa waktu lalu di tempat yang sama.
“Daripada dibuang sayang. Jadi kenapa tidak dimanfaatkan untuk membuat kano berbahan kayu dan difungsikan juga sebagai wahana wisata di Bunder,” kata Albert perwakilan kelompok Himpunan Mahasiswa Teknik Manufaktur Kapal (Himatemaka) Poliwangi kepada seblang.com, Selasa (11/1/2022).
Albert menjelaskan, kendati bobotnya lebih berat daripada kano berbahan fiberglass, kano berbahan kayu buatan kelompoknya tersebut memiliki stabilitas yang bagus dan bentuk yang unik.
“Setelah kita uji, kano berbahan kayu buatan kami memiliki stabilitas yang bagus, tidak gampang ngguling. Bentuknya juga unik dan aestetik, karena terbuat dari kayu,” jelas Albert.
Tak hanya itu, imbuh Albert, dari segi desain, kano buatan kelompoknya tersebut juga memiliki ketahanan dan gaya hidrodinamis yang bagus. “Jadi saat mendayung, tidak berat,” imbuhnya.
Hal ini, kata Albert, merupakan bentuk support Himatemaka Poliwangi untuk dapat ikut andil dalam pengabdian masyarakat di dunia pariwisata kabupaten Banyuwangi, khususnya di tempat wisata Bunder.









