Banyuwangi , seblang.com – Jajaran Pengurus Kabupaten (Pengkab) Wushu Indonesia (WI) Banyuwangi optimis mampu menyumbang medali bagi kontingen Banyuwangi dalam mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jawa Timur (Jatim) yang akan digelar di Kabupaten Jember pada akhir Juni sampai dengan awal Juli 2022.
Menurut Suhadak, Ketua Pengkab WI Banyuwangi kurang dari sekitar dua bulan menjelang pelaksanaan Porprov Jatim tiga atlet yang diharapkan meraih medali mengundurkan diri dengan alasan masing-masing.
Ketiga atlet wushu yang mengundurkan diri adalah; Moh. Syafaat Kelas 45 Kilogram, Audy Agfa, 52 kilogram dan Gilang Kelas 56 Kilogram yang semuanya turun dalam kategori Sanda Putra, jelas P Hadak panggilan akrabnya.
Ayah dua anak tersebut menambahkan sebagai pengurus pihaknya sudah berupaya menjalin komunikasi dan memberikan pemahaman kepada atlet tersebut. Dia memahami dan menghormati pilihan anak asuhnya karena pilihan tersebut menyangkut masa depan mereka.
“Setelah atlet yang kami target untuk mendapat medali mengundurkan diri maka harus merevisi target emas yang ditetapkan. Dengan atlet yang ada saat ini kami tetap opotimis untuk mendapatkan medali dalam Porprov Jatim mendatang meskipun bukan medali emas,” ujar pria yang saat ini menjabat Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Wongsorejo Banyuwangi itu.
Sementara Fellix Primatara Budiarto, Pelatih Wushu Banyuwangi menuturkan saat 6 atlet yang mengikuti program pemusatan latihan atau Trainning Centre (TC). Semua atlet yang disiapkan akan turun dalam kategori tanding atau Sanda .











