Guru SMK Negeri Glagah itu menuturkan dalam ajang Porprov Jatim kali ini pihaknya tidak berani menetapkan cabor andalan untuk mendulang medali. Bahkan berharap semua cabor mampu memberikan kontribusi dalam perolehan medali bagi kontingen Banyuwangi.
“Dalam ajang Porprov kali ini semua kabupaten / kota memiliki peluang dan kesempatan yang sama, seluruh cabor memiliki kekuatan yang sama sehingga untuk menetapkan salahsatu cabor sebagai andalan terlalu dini,” ujar Mukayin.
Selanjutnya pria asal Madiun itu menambahkan dalam jaket atlet dan official ada tulisan Banyuwangi Rebound merupakan bentuk sinergi antara KONI dengan pemkab Banyuwangi.
“Bupati mencanangkan gerakan Banyuwangi Rebound yang diharapkan mampu diikuti oleh semua cabor untuk mengharumkan dan mengangkat nama baik Banyuwangi dari dunia olahraga,” pungkas Mukayin.///
Hadir dalam acara pelepasan Kontingen Porprov Banyuwangi tersebut antara lain; H Sugirah, Wabup Banyuwangi, Sekda Kabupaten Banyuwangi, H Mujiono, Kapolresta Deddy Foury Millewa, Dandim 0825, Danlanal Banyuwangi, Kadispora Banyuwangi, beberapa pimpinan SKPD, Pengurus KONI dan Pengurus cabor serta beberapa udangan lain.











