“Kami harus menempati juru kunci, menit-menit akhir pemain kami kurang fokus dan membuat kesalahan dalam melakukan penjagaan akhirnya lawan mampu mencetak gol,”jelasnya.
Nanang menyampaikan selamat kepada tim-tim yang masih memiliki kesempatan untuk lolos ke fase selanjutnya yaitu PSPK Kota Pasuruan yang pasti lolos. Kemudian Persewangi Banyuwangi dan Persebo Muda Bondowoso yang akan berebut satu tiket dalam laga penyisihan terakhir.
Seperti diberitakan sebelumnya Persewangi Banyuwangi harus mengakui ketangguhan tim PSPK Kota Pasuruan dalam pertandingan ketiga Kompetisi Liga 3 Grup N, di Stadion Diponegoro Banyuwangi Senin (15/12/2021) malam.
Dalam pertandingan yang sempat ditunda tersebut, Johan dkk tertinggal 0 – 4 saat babak pertama berakhir. Kemudian dalam babak kedua Johan (8) mampu mencetak satu gol melalui tendangan bebas di luar area pinalti sehingga skor akhir 1 – 4.
Menurut Isdiantono, Head Coach Persewangi Banyuwangi, penundaan jadwal pertandingan ke malam hari dinilai berpengaruh terhadap psikis anak asuhnya. Karena pemain sudah melakukan persiapan sejal pukul 15.00 sore. “Sebagian pemain baru pertama kali main malam hari sehingga harus siap menerima hasil akhir,” jelasnya.
Selanjutnya mantan pemain Deltras itu menuturkan, tim pelatih akan melakukan evaluasi secara menyeluruh dan meminta para pemain bisa membenahi kekalahan yang dialami. Selanjutnya fokus untuk memenangkan pertandingan melawan Persebo Muda Bondowoso pada Kamis (18/11/2021) mendatang. //











