Sementara itu Kosmas Harefa, Kemenko Marves mengatakan, peninjauan langsung lokasi kejuaraan tersebut juga diikuti pengurus Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI), Pemkab Banyuwangi, Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jatim, dan sejumlah stakeholder, Mereka meninjau sejumlah infrastruktur penunjang, antara lain tower juri dan jembatan.
“Akan terus kami kebut infastrukturnya, terutama tower juri, segera selesai,” katanya.
Ia juga menegaskan, pihaknya terus berkordinasi dengan beberapa instansi terkait, guna menyukseskan kejuaraan selancar yang diikuti dari berbagai negara itu.
“Ini momen yang sangat baik untuk kebangkitan ekonomi nasional, terutama Banyuwangi sebagai tuan rumah, Kita harus manfaatkan betul kesempatan ini. Kami juga akan dorong agar UMKM asli daerah bisa terangkat ke permukaan,” ujar Kosmas.
G-Land (Pantai Plengkung) pantai yang berada di kawasan Taman Nasional Alas Purwo, sudah dikenal oleh kalangan peselancar, selain pantai nya indah, juga memiliki ombak yang sangat besar, bahkan mendapat julukan Hawai est java, Pantai G-Land satu dari 10 pantai di dunia yang memiliki ombak terbaik bagi para surfers.//











