“Di Banyuwangi klub yang bisa menerima dana tersebut adalah Banyuwangi Putra dan Persewangi Banyuwangi Indonesia. Secepatnya kami akan koordinasi dengan Dispora dengan KONI Banyuwangi,”jelas Agung.
Kemudian Askab PSSI Banyuwangi juga akan melakukan audiensi ke bupati untuk menyampaikan oleh-oleh yang diperoleh dalam mengikuti sosialisasi Inpres No. 3 thn 2019.
“Kalau kita punya saat ini Persewangi apabila ingin lolos ke Liga 2 paling tidak butuh dana sekitar Rp. 1,5 Miliar,”imbuhnya.
Alokasi dana pembinaan untuk cabor sepakbola di Banyuwangi saat ini sangat miris hanya Rp 20 juta untuk kegiatan memutar satu kompetisi tidak cukup, pungkas Agung.
Wartawan Nurhadi










