Sempat terdengar perdebatan Yunus dengan salah satu tenaga medis RSUD Genteng jika pasien sebelumnya dirawat di salah satu klinik di Kecamatan Cluring dan dilakukan rapid tes, hasilnya pun reaktif. Malahan Yunus menantang pihak dokter untuk disumpah menurut kitab agama masing-masing. Tapi pihak dokter hanya bisa berdiam diri.
Karena perdebatan yang cukup alot, akhirnya pihak Rumah sakit Umum Daerah Genteng, mengizinkan jenazah dibawa langsung oleh keluarganya dengan pemakaman seperti biasa. Dengan syarat pihak keluarga membuat pernyataan dalam selembar kertas bahwa atas permintaan keluarga untuk pemulangan jenazah dan tidak bersedia dimandikan serta dikafani di rumah sakit.
Wartawan: Hari Purnomo











