Vaksinasi Jadi Syarat Ambil Bantuan Pangan Non Tunai di Banyuwangi

by -724 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
Masyarakat yang antre mendapatkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) (Teguh/seblang.com)


Banyuwangi, seblang.com – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Banyuwangi untuk kesekian kalinya dibagikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Namun kali ini, para penerima harus sudah divaksin Covid-19.

Penerima yang belum divaksin pun harus rela gigit jari lantaran harus pulang dengan tangan kosong. Pasalnya, dia tidak diperkenankan petugas untuk mengambil bantuan dari Kementerian Sosial tersebut.


Seperti halnya yang dialami salah satu KPM – BPNT di Kelurahan Singotrunan. Karena tidak dapat menunjukkan sertifikat vaksin, penerima yang enggan disebutkan namanya tersebut tidak bisa mendapat bantuan sosial berupa sembako senilai Rp. 200 ribu melalui agen E-Warung setempat.

“Saya tadi minta tolong anak saya ambil kan bantuan, tapi disuruh pulang karena tidak bisa menunjukkan kartu vaksin milik saya,” kata dia, Senin (8/11/2021).

Dia pun menyesalkan kebijakan tersebut yang menurutnya sangat berlebihan. “Saya tidak mau divaksin, karena takut penyakit yang saya derita tambah parah, bukannya apa,” ujar dia.

“Tak dapat bantuan pun tidak masalah, Insya Allah saya bisa makan,” imbuh dia dengan kesal.

Vian, agen E-Warung di Kelurahan Singotrunan mengaku sengaja menerapkan persyaratan vaksin guna mendukung program vaksinasi yang tengah dikebut Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk mencapai target angka vaksinasi nasional. Para penerima yang hendak mengambil BPNT itupun diwajibkan untuk menunjukkan sertifikat vaksin terlebih dahulu.

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *