Dalam video rekaman CCTV tersebut, terlihat seseorang dengan mengendarai sepeda motor matic berhenti di depan rumah sang ustaz, sekitar pukul 00.15 wib. Lalu pengendara motor yang wajahnya ditutupi helm tersebut melemparkan surat berisi hinaan tersebut, kemudian kabur.
Ansori mengungkapkan, meski rekaman CCTV terlihat samar, dia menduga peneror tersebut merupakan seseorang yang selama ini berselisih paham dengannya. Pasalnya, sebelum kejadian terdapat rapat warga untuk membahas pergantian takmir mushola setempat. “Dari ciri-ciri pelaku sepertinya saya tahu siapa pelempar surat kaleng berisi hinaan tersebut,” ungkapnya
Ansori pun berencana akan melaporkan peristiwa tersebut ke Polisi agar peristiwa yang serupa tidak terulang lagi terhadap dirinya, keluarga maupun santri-santrinya.
“Saat ini masih diteror lewat surat kaleng. Tetapi esok hari siapa yang tahu kalau dia akan mencelakai saya, keluarga maupun santri-santri saya,” pungkasnya.(guh)









