Suara orang dalam voice note itu juga mengaku sebagai pemilik perusahaan, namun atas nama ponakannya. Perusahaan itu akan mengerjakan pembangunan pagar dan bekerja sama dengan pemilik lahan, yang tak lain dokter sekaligus pengusaha kapal pelayaran di Banyuwangi.
Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Ansori mengaku terkejut adanya voice note tersebut. Menurutnya, jika sosok dalam voice yang mengaku mantan perwira TNI AL di Banyuwangi itu benar adanya, hal tersebut merupakan urusan pribadi yang bersangkutan, bukan Lanal Banyuwangi.
“Kami tegaskan dan pastikan, anggota kami di Lanal Banyuwangi tidak ada yang terlibat. Jika dalam voice note itu mengaku mantan perwira TNI AL di Banyuwangi, itu urusan pribadi yang bersangkutan,” kata Ansori.
Kendati demikian, lanjut Ansori, dalam hal kedinasan itu tak diperkenankan seorang prajurit memiliki bisnis pribadi. “Kecuali bukan atas namanya tetapi keluarganya, itu boleh. Kami akan menyelidiki lebih lanjut, karena disini juga ada Denpomal,” pungkasnya. //











