Tiket Masuk Marina Boom Beraroma Pungli, LSM Ancam Akan Melapor ke Polisi

by -1039 Views
Pemandangan Pantai Marina Boom Banyuwangi yang instagaramable


Sementara itu, Andri salah satu staf Pelindo Property Indonesia (PPI) pengelola pantai Marina Boom mengatakan, penerapan harga tiket sebesar Rp. 15 ribu adalah masih tahap uji coba.

Ini masih uji coba, dan masih berjalan selama dua minggu,” kata Andri kepada seblang.com saat ditemui di kantornya.


Menurutnya, harga tersebut adalah penyesuaian dengan tempat wisata yang ada di Banyuwangi. Apalagi, tiket Rp. 15 ribu itu, tidak masuk seluruhnya ke PPI. Dari harga tersebut, kata Andri, 10 persen masuk pajak, Rp. 4 ribu merupakan voucher yang bisa dibelanjakan ke  UMKM, kemudian asuransi, dan selebihnya masuk ke perusahaan.

“Jika dihitung, harga tersebut kami masih rugi dengan nilai investasi untuk membangun pantai Boom Marina yang telah tertata seperti ini dengan ditunjang fasilitas lainya,” ujarnya.

Adapun voucher senilai Rp. 4 ribu adalah upaya perusahaan untuk membantu pelaku UMKM yang berdagang di kawasan pantai Marina Boom Banyuwangi untuk dapat bertahan selama pandemi.

“Dengan penerapan voucher itu, pelaku UMKM di kawasan pantai Marina Boom terangkat pendapatanya. Sehingga dapat membantu mereka bertahan di saat pandemi selama ini,” ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya mengakui jika seluruh voucher yang disetorkan pelaku UMKM di kawasan Marina Boom tidak sebanding dengan banyaknya tiket yang terjual.

“Sekitar 10 percen voucher dari hasil pembelian tiket masuk, tidak disetorkan kepada kami atau digunakan oleh pengunjung,” ungkapnya.

“Untuk voucher yang tidak ditukarkan itu, masuk sebagai pendapatan kami,” pungkasnya.

Dengan adanya banyak protes pengunjung itupun, pihak PPI dalam waktu dekat ini akan mengaji ulang penerapan harga tiket masuk ke pantai Marina Boom Banyuwangi. (guh)

Wartawan : Teguh Prayitno

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *