
Sedangkan lanjut, dia, sebagian besar pemilik truk di kota bantuwangi masih mengandalkan angkutan material bangunan dan timbunan, seperti pasir, batu dan tanah timbunan.
Pantauan wartawan Senin (31/1/22) di lapangan, tampak di beberapa sudut kota Banyuwangi terparkir alat alat berat yang tidak beraktifitas .
Saat di temui awak media, Faiq Ketua Forum Komunikasi Pekerja Material Banyuwangi mengatakan dampak dari tutupnya tambang galian C di Banyuwangi, banyak sekali keluhan-keluhan dari sopir maupun pekerja proyek. Mereka sering kali mengeluhkan tutupnya galian C yang biasanya mereka setiap harinya pulang uang hasil dari bekerja.
“Namun kali ini mereka banyak yang tidak bekerja dikarenakan sebagian galian C di Banyuwangi banyak yang tutup. Besar harapan kami kepada pihak kepolisian maupun pemerintah kabupaten Banyuwangi untuk memikirkan nasib-nasib para pekerja maupun sopir,” pungkasnya.//













