Banyuwangi, seblang.com – Hampir satu minggu ini, lalu lalang kendaraan dump truk yang membawa material galian C seperti pasir dan tanah timbunan yang melintas di kota Banyuwangi terlihat sepi dari biasanya.
Hal tersebut seiring dengan ditutupnya sejumlah tempat material galian C yang diduga tidak mempunyai izin tersebut oleh pihak kepolisian setempat.
“Sudah hampir seminggu ini saya tidak menarik muatan, karena tempat galiannya ditutup. Entah kapan dibuka lagi,” keluh Awik (50) sopir dump truk pengangkut galian C.
Dia mengaku, sejumlah rekannya juga mengeluhkan hal tersebut dan berharap pihak berwenang dan pemerintah kabupaten Banyuwangi dapat segera mendapatkan solusinya.
“Kalau masalah izin galiannya atau hal lain kami tidak tahu urusannya, karena kami hanya sebagai penerima jasa angkutan saja. Kalau truk kami lama tidak menarik angkutan, jelas kami tidak punya pemasukan. Baik untuk keluarga maupun untuk angsuran bayar kredit truknya,” ungkap dia.













