Banyuwangi, seblang.com – Pencopotan papan nama Persyarikatan Dakwah Muhammadiyah di Desa Tampo Kecamatan Cluring Banyuwangi Jawa Timur mendapat respons dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyuwangi dengan melakukan tindakan hukum.
Pencopotan tersebut berdalih untuk kondusifitas warga . Aksi warga ini disaksikan pula oleh Kepala Desa Tampo Hasim Ashari, Camat Cluring Hendri Suhartono, dan Babinsa Tampo. Mereka menyaksikan eksekusi yang dilakukan oleh warga.
“Terkait kasus ini, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyuwangi mendelegasikan ke LBH Muhammadiyah untuk menempuh jalur hukum,” ujar Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Ainur Rofiq.
Kepala Desa Tampo Hasim Ashari yang juga hadir menyaksikan warga yang melakukan eksekusi tanpa adanya surat untuk melakukan tindakan tersebut. Ia membantah ikut campur dalam insiden tersebut.










