Banyuwangi, seblang.com – Waspada, modus penipuan melalui sambungan telepon ternyata masih ada. Seorang ibu di Banyuwangi nyaris menjadi korbannya.
Rebani (59) mengaku panik ditelepon orang tidak dikenal dan mengabarkan anak laki-lakinya bernama Andre (27) yang sedang bekerja merantau di Pulau Kalimantan tersandung kasus narkoba, Sabtu (2/10/2021).
“Saya tiba-tiba ditelpon dengan nomor tidak dikenal. Orang ditelpon itu mengaku polisi dan mengabarkan anak saya yang sedang bekerja di Kalimantan sedang tersandung kasus Narkoba,” kata Rebani kepada seblang.com, Minggu (3/10/2021).
Tak hanya itu, dia juga diminta oleh penipu yang mengaku sebagai polisi tersebut untuk tidak memberitahukan orang lain dan memaksanya untuk segera mentransfer sejumlah uang sebagai uang damai.
Sontak, wanita paruh baya yang telah memiliki lima cucu itupun bingung gemetaran hampir pingsan. Bagaimana tidak, suara ditelpon itu juga ada yang mengaku anaknya menangis minta tolong kepadanya.
“Orang yang nangis – nangis itu mirip suara anak saya. Minta tolong agar menuruti kemauan polisi gadungan yang meneleponnya tersebut. Penipu itu minta uang Rp. 5 Juta,” ujarnya.
Beruntung, ketika dia menerima telepon tersebut ada tetangganya bernama Rohman (45) mendengar dan mencurigai jika itu merupakan modus komplotan penipu. Ia pun langsung menghardiknya.











