“Saat hujan deras tadi, ayah saya sudah kerasa bakal longsor, sehingga menyuruh seluruh anggota keluarga untuk tidak berada di bagian rumah dekat sungai. Karena sebelumnya, pondasi plengsengan rumah sudah retak terkikis air,” ujarnya.
Menurutnya musibah ini sudah terjadi dua kali menimpa rumahnya.”Kira-kira tujuh tahun lalu kejadian longsor seperti ini,” ungkapnya.
Pantauan seblang.com di lokasi kejadian, rumah dan tanah yang longsor diperkirakan sepanjang 20 meter dengan tinggi longsor 10 meter.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Karena banyak perabot alat rumah tangga yang jatuh tertimbun longsor ke sungai.











