Banyuwangi, seblang.com – Pandemi covid-19 membuat sejumlah anak-anak harus kehilangan orangtua mereka, akibat terinfeksi virus corona. Di Kabupaten Banyuwangi sendiri, ada ratusan anak berstatus yatim piatu akibat virus asal Wuhan, China tersebut.
Hal itupun memantik rasa empati para anggota jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi. Bersamaan dengan peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke – 66 Tahun 2021, Polresta Banyuwangi menggelar Vaksinasi dan Pengangkatan Orang Tua Asuh Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19 yang dilaksanakan di Rupatama Polresta Banyuwangi, Jumat (17/09/2021).
Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-66 tahun 2021 dengan tema “Polantas Yang Presisi dan Tangguh dan Tumbuh di Era Kenormalan Baru” ini dikemas dalam kegiatan pengangkatan orang tua asuh bagi anak yatim piatu dampak Covid-19 di Kabupaten Banyuwangi. Hal itu juga sekaligus mengikuti kegiatan di Polda Jatim melalui virtual zoom.

“Pengangkatan orang tua asuh bagi anak yatim Covid-19, diharapkan anggota Polri bisa menjadi pendamping, pengayom sekaligus menjadi teman bicara atau konsultasi meringankan beban masalah,” kata AKBP Nasrun Pasaribu S.I.K.
Berdasarkan data dari DP5A, Kapolresta menyebut, ada 384 anak yatim / piatu yang orang tuanya meninggal dunia karena virus Covid-19 di Kabupaten Banyuwangi.
Untuk itu, orang nomor satu di lingkungan Polresta Banyuwangi itu mengajak dan mengetuk hati nurani jajarannya agar peduli kepada anak-anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal akibat Covid-19.












