“Bantuan akan diregistrasi selanjutnya disalurkan kepada warga yang membutuhkan,”terangnya.
Petugas Kelompok Tangguh Logistik pun menyiapkan makanan siap saji berupa nasi bungkus yang akan dibagikan kepada warga terdampak.

Sedangkan, untuk mekanisme penanganan orang sakit akan ditangani petugas Kelompok Tangguh Kesehatan Kampung Tangguh. Bahkan, hingga menangani pemulasaran jenazah pasien Covid-19 sesuai protapnya.
“Tak hanya itu, Kampung Tangguh di Banyuwangi ini juga terdapat Kelompok Tangguh Budaya , Kelompok Tangguh Informasi, Kelompok Tangguh SDM dan Kelompok Tangguh Psikologi guna menunjang kebutuhan warga Kampung Tangguh itu sendiri,”imbuhnya.
Dengan menciptakan Kampung Tangguh ini, jelas Arman, merupakan komitmen bersama guna mencegah penyebaran virus mematikan ini. Nantinya, bisa dijadikan contoh bagi warga kelurahan lain yang ada di Banyuwangi.
“Semoga dengan Kampung Tangguh ini, dapat menjadi awal mula kawasan tangguh untuk menjaga Kamtibmas di wilayah hukum Banyuwangi,” pungkasnya. (guh)












