Tak berselang lama, sekelompok pemuda yang tadinya sudah pulang, malah datang kembali dengan membawa massa dan menyerang panitia, sehingga terjadilah kericuhan.
“Pemicunya diduga karena tak terima diperkenankan melihat pentas musik tersebut,” ujar Lita.
Akibat kericuhan tersebut, seorang pemuda mengalami luka yang cukup parah dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.
“Tentang adanya kabar korban meninggal akibat kericuhan pentas musik di Sambirejo itu tidak benar atau hoax. Korbannya hanya mengalami luka karena penganiayaan dan sekarang sedang dirawat,” tegas Lita.
Hingga saat ini, kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan adanya insiden kericuhan tersebut. Petugas masih melakukan pendalaman dan meminta keterangan sejumlah saksi.











