“Ternyata di tempat korban buang air besar itu, teman korban hanya menemukan sendal korban yang berada di atas batu,” ujar Ali.
Sontak teman korban itu pun berteriak minta tolong dan menyampaikan korban tenggelam. Mendengar teriakan tersebut, tiga teman korban lainnya dan warga sekitar langsung menuju TKP. Salah seorang warga pun nekat menyelam ke dalam laut untuk mencari keberadaan korban.
Akhirnya, korban pun ditemukan tenggelam di kedalaman sekira 7 meter. Posisi kaki kiri korban tercepit di sela-sela batu dan baju korban juga tersangkut batu yang lain.
“Saat ditemukan tenggelam korban sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri,” terang Ali.
Kemudian tubuh korban diangkat ke permukaan air oleh warga dan teman-teman korban. Setelah itu, tubuh korban dibawa ke tempat yang lebih lapang, lalu dibaringkan dan ditekan dadanya beberapa kali, namun tetap tidak sadarkan diri.
“Sesaat kemudian, petugas KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) datang, dan korban dinyatakan sudah meninggal dunia,” ungkap Ali.
Kini, jasad korban telah dievakuasi ke RSUD Blambangan untuk tindakan medis selanjutnya dan menunggu keluarga korban yang berada di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
“Penyebab kematian belum diketahui pasti. Pengamatan pada jenazah, secara umum ada luka di bibir. Diduga luka tersebut akibat terbentur batu saat korban jatuh sebelum tenggelam,” pungkasnya.//









