“Kalau karena cuaca panas, kayaknya tidak. Karena saya tahu awalnya ada percikan api di atas atap yang terdapat rangkaian instalasi listrik,” kata Edi.
Mengetahui adanya percikan api tersebut, Edi langsung mendekati asal api. Ternyata, di bawah percikan api tersebut terdapat koko fiber dan api sudah membesar.
“Karena ada api yang sudah membesar, saya memberitahukan kepada pegawai untuk menghubungi pemilik dan dinas pemadam kebakaran,” ujar Edi.
Dari pantauan seblang.com, sedikitnya enam mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.

Hingga pukul 22.00 WIB, api baru bisa dijinakkan. Kendati demikian, petugas masih terlihat menyiramkan air di lokasi kejadian mengingat banyak bahan baku serabut kelapa yang mudah terbakar.












