“Jadi korban ini dari arah selatan ke utara hendak menyalip sepeda Yamaha Mio di depannya yang dikendarai Slamet Bagio (66) warga Desa Dadapan, Kecamatan Kabat. Ketika mendahului itulah terjadi senggolan, sehingga sepeda motor korban oleng ke kanan masuk ruas jalan arah berlawanan,” kata Budi kepada seblang.com, Minggu (13/2/2022) sore.
Namun nahas, lanjut Budi, dalam waktu bersamaan melaju dari arah berlawanan truk Isuzu yang dikendarai Nur Afandi (56) warga Jember. Karena jarak terlalu dekat dan pengemudi truk tidak bisa menghindar, sehingga menabrak motor korban.
“Akibat kecelakaan beruntun tersebut korban Ahmad Asyikul Firdaus meninggal dunia di TKP karena mengalami geger otak berat. Lalu korban dilarikan ke RSUD Blambangan,” ujar Budi.
Sedangkan pengendara Mio yang juga jatuh akibat senggolan tersebut dilarikan ke Rs. Fatimah Banyuwangi karena mengalami geger otak ringan. //









