Kepada masyarakat, Wawan juga menghimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya. Juga, menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali kedalam rumah.
Sementara itu, dari salah seorang warga Kelurahan Tompokersan, Lumajang, diketahui jika istri dari alm Amak Fadholi meninggal dunia di RSUD Haryoto beberapa waktu yang lalu.
Situasi dan kondisi, pantauan kejadian pada malam ini, dari warga relawan yang mengatasnamakan Agen Bencana Jatim Kabupaten Lumajang, ada penambahan satu korban meninggal lagi atas nama H. Amin (56), warga Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari.
“Beliau meninggal di Puskemas Pronojiwo,” kata salah satu Agen, Ns Alfian Rizki kepada media ini.
Selain itu juga ada warga yang mengalami luka berat dan luka ringan, selain Saden (98), warga Dusin Tawon Songo, RT 01 RW12, Desa/Kecamatan Pasrujambe.
“Diantaranya ada Rusmini, Kusaini, Hamzah (2), Suprianingtyas, Firman (6), Siti Aisyah (33), Zahra (7), Suti (65), Sainem (70) dan Rukiyem (90) yang semuanya warga Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari,” jelasnya.
Dari jumlah yang diperoleh ini, maka ada korban total ada 5 orang korban meninggal dunia dan 10 orang mengalami luka-luka.(fuad)











