Kemudian menurut Febry, setelah memukul, pelaku keluar lapangan dan berselang beberapa menit kembali dengan membawa sajam berupa Clurit. Sontak warga yang ada disana langsung memegangi pelaku dan melerai. Selain pelaku, ada dua pemuda lainnya yang juga membawa sajam diwaktu kericuhan terjadi.
Kapolsek Kalibaru AKP. Abdul Jabar saat di konfirmasi wartawan melalui sambungan telepon membenarkan adanya laporan penganiayaan di pertandingan turnamen volly.
” Iya mas, memang betul telah terjadi penganiayaan terhadap saudara Febry namun penganiayaan tersebut termasuk penganiayaan ringan, dan akan disidangkan pada hari Selasa, menunggu hasil visum,” jelas Jabar.
Sementara saat ditanyakan terkait pelaku membawa senjata tajam Jabar menjawab masih akan mendalami perkara ini,” jawab Jabar. //











