Jaga Produksi Pangan Terdampak El Nino, Bupati Ipuk Minta Dinas Terkait Pantau Debit Air Irigasi

by -622 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W Sulaksono

Kepala Dinas PU Pengairan, Guntur Priambodo, menambahkan bahwa terkait antisipasi El Nino, pihaknya bersama Dinas Pertanian telah menerapkan Rencana Tata Tanam Global (RTTG) berdasarkan kondisi ketersediaan air irigasi. Saat ini, ada 7.408 ha sawah padi yang masuk dalam RTTG dan membutuhkan pasokan air.

“Meskipun dalam kondisi kekeringan saat ini membutuhkan pasokan air hingga 1,5 kali lipat dari kondisi normal, kami yakin kapasitas dam yang ada masih cukup untuk mengairi sawah hingga bulan November mendatang,” kata Guntur.

Guntur juga menyampaikan bahwa El Nino menyebabkan tingkat evaporasi (penguapan) air di lahan pertanian sangat tinggi, sehingga sawah cepat mengering. Oleh karena itu, Guntur berharap para petani dapat bijak dalam penggunaan air.

“Kami mengimbau para petani untuk menghemat penggunaan air. Jika terjadi kekurangan, segera laporkan kepada kami agar suplai air dapat disalurkan dari irigasi terdekat,” ujarnya.

Berdasarkan data dari Dinas Pertanian Banyuwangi, stok beras di Banyuwangi mencukupi hingga akhir tahun. Total luas panen padi di Banyuwangi untuk bulan September, Oktober, dan November mencapai 28.875 hektar dengan produksi 192.797 ton gabah atau setara dengan 122.807 ton beras. Sementara itu, konsumsi beras penduduk Banyuwangi berkisar 14 ribu ton per bulan. (*)

iklan warung gazebo

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *