Jadi Sopir Dump Truk, Kholik Mengaku Merana Sejak Galian C Ilegal di Banyuwangi Ditutup

by -896 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
Kholik Sriyono, sopir dump truk yang merana sejak ditutupnya tambang galian C ilegal di Banyuwangi


Banyuwangi, seblang.com – Tambang galian C (pasir) ilegal di Banyuwangi, selain memiliki dampak negatif juga ada dampak positif terhadap masyarakat, yakni menciptakan lapangan pekerjaan. Salah satunya sopir dump truk.

Namun, sejak ditutupnya galian C ilegal di Banyuwangi, penghasilan para sopir dump truk tersebut menurun drastis. Merekapun hidup merana.


Kholik Sriyono (33) salah seorang sopir dump truk yang ikut serta dalam hearing di DPRD Banyuwangi mengaku bingung untuk mencukupi kebutuhan keluarganya saat ini. Pasalnya, sejak tambang-tambang pasir ilegal di Bumi Blambangan ditutup, dia kesulitan mencari material galian C.

“Sejak ditutup tambang galian C ilegal, ekonomi kami sangat menurun drastis. Beras di rumah habis, rasanya hati ini ingin menangis. Karena kami punya anak dan istri yang harus dicukupi kebutuhannya,” kata Kholik kepada wartawan, Senin (14/2/2022).

Untuk mencari material pasir saja, dia harus  antre menunggu lama, bahkan harus rela menginap. Bayangkan saja, tambang berizin di Banyuwangi bisa dihitung jari. Sedangkan dump truk yang mengantre mencapai puluhan hingga ratusan.

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *