Mantan Dosen Untag 45 Banyuwangi itu menambahkan, satu hal yang harus dijaga adalah warisan kepemimpinan Kepala Daerah sebelumnya yaitu bergotong royong dan bekerja keras dalam mengelola kabupaten yang dikenal sebagai serpihan tanah sorga di ujung timur Pulau Jawa ini.
Dalam malam Acara pelepasan Jabatan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, H. Mujiono juga menyampaikan apresiasinya kepada bupati dan bakil bupati Banyuwangi yang telah mampu melaksanakan tugas dan kewajibnya secara baik selama 10 tahun.
Sementara Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat penyerahan jabatan kepada H.Mujiono, dia menitipkan Kabupaten Banyuwangi kepada Plh Bupati Banyuwangi.“Saya titip Banyuwangi Pak Mujiono, tolong dijaga dalam beberapa hari kedepan disiplin ASN, menjaga kota menjaga daerah Banyuwangi. Mudah-mudahan bisa terus terjaga,” pesan Bupati Azwar Anas.
Dalam detik akhir masa jabatannya tersebut Azwar Anas juga menyampaikan permohonan maafnya bilamana selama memimpin Banyuwangi terdapat kesalahan dan kekhilafan yang mungkin tidak dikehendaki.“Kami berterimahkasih kepada forum komunikasi pimpinan daerah yang telah membantu bersinergi luarbiasa untuk membangun Banyuwangi. Terimahkasih kepada tokoh Agama dan para Kyai, sungguh pengalaman kami memimpin Banyuwangi banyak sekali ilmu yang sangat bermanfaat” kata Anas.
Selanjutnya dia menuturkan apabila ada kesuksekan selama sepuluh tahun ini merupakan andil dan perjuangan para bupati Banyuwangi sebelumnya.Bagi para bupati Banyuwangi yang masih sehat mudah-mudahan dipanjangkan umurnya.” tambahnya.
Tidak lupa dia kembali menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada jajaran Forkopimda Banyuwangi. Karena ada kemungkinan lemah dalam berkoordinasi tidak sempat melakukan komunikasi yang intensif tentang berbagai hal yang ada di Kabupaten Banyuwangi, pungkasnya.
Wartawan : Nurhadi











