Banyuwangi, seblang.com – Puluhan sopir kendaraan angkutan logistik yang tergabung Gerakan Aliansi Pengemudi Indonesia Bersatu (Gapiber) mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi, Mereka diterima oleh I Made Cahyana Negara, Ketua DPRD di Ruang Rapat Khusus DPRD Banyuwangi Rabu (08/09/2021)
Menurut Made, para sopir tersebut mengajukan audiensi menyampaikan aspirasi mereka menginginkan atau memohon kepada pemangku kebijakan yang hanya divaksin saja. Tidak perlu swap antigen atau rapid antigen.
Terhadap keinginan para sopir logistik pihak dewan sudah mempertemukan mereka dengan para pemangku kebijakan mulai dari antara lain; ASDP, KKP, Dinas Kesehatan, Pelindo dan Perwakilan Polresta Banyuwangi. Namun mereka selaku operator semua disini tidak bisa membuat keputusan.

“Kami disini selaku wakil dari masyarakat Banyuwangi berusaha untuk menyampaikan kepada pemerintah pusat di atasnya. Apabila menghadapi kebijakan Sultan ya teman-teman yang operator sekolah pasti akan memperbolehkan. Mereka mendasarkan atas penyampaian dari kawan-kawan mereka yang ada di Merak- Bakauheni bahwa setelah vaksin tidak perlu rapid tes dan tentunya perlu dicek kebenarannya,” jelas Made.
Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan upaya yang dilakukan membutuhkan proses dan waktu. Dan sebenarnya kalau sopir itu keinginan mereka yang simpel-simpel saja jadi apabila sudah vaksin jalan karena efisiensi waktu saja, pungkas Made.









