Dengan modus memberikan perhatian yakni membantu membersihkan kotoran pada kaki gadis yang masih polos ini, pelaku sembari melancarkan aksi cabulnya di sebuah kamar mandi.
“Pak BB ini, memegang kemaluan korban yang masih gadis ini,” ujarnya.
Aksi bejat tokoh masyarakat ini, terbongkar setelah ada warga yang melihatnya dan merekamnya. Kemudian, warga sekitar pun heboh dan melaporkannya ke pihak Desa.
“Buktinya berupa rekaman video dari seorang warga yang melihatnya. Selain itu, korban mengaku setiap buang air kecil merasa kesakitan,” ungkapnya.
Pihaknya pun, mencoba memediasikan masalah tersebut dengan mempertemukan pelaku dengan pihak keluarga yang ditengahi oleh tiga pilar setempat seperti Pihak Desa Bomo, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kecamatan Rogojampi, termasuk Ketua BPD Desa Bomo serta tokoh masyarakat lainya.
Namun, pihaknya mengembalikan lagi masalah tersebut kepada keluarga jikapun kasus pencabulan tersebut diteruskan hingga ke ranah hukum.
“Kami hanya berupaya mediasi saja, untuk selanjutnya kami serahkan ke pihak keluarga yang bersangkutan,” pungkasnya.
Saat ini, kasus pencabulan tersebut tengah ditangani pihak kepolisian. Orang tua korban melaporkan ke pihak berwajib, lantaran tak terima atas kelakuan bejat oknum tokoh masyarakat di Desanya itu terhadap buah hatinya. (Guh)











