Dosen Untag Ervina Tanggapi Spanduk Provokatif Dalam Kampanye

by -782 Views
Ervina Wahyu Setyaningrum, Dosen Pertanian dan Perikanan Untag 1945 Banyuwangi

Dalam era kesetaraan gender, jaman modern dan dalam era digital seperti saat ini, kenapa masyarakat diajak flashback ke masa lalu yang tidak menempatkan perempuan dalam posisi yang mulia, imbuh pengidola Megawati Soekarno Putri itu.

Alumni S2 Unibraw Malang itu menambahkan realitas terbaru yang ada terpilihnya sosok perempuan Kamala Harris, sebagai wakil presiden AS. Selain itu banyak tokoh perempuan hebat di Indonesia mulai Ibu Megawati (satu-satunya presiden Indonesia yang perempuan), banyak menteri dalam kabinet presiden Jokowi dari kalangan perempuan.

Kemudian Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Tri Risma Harini ( Walikota Surabaya), Dewanti Rumpoko walikota Batu, Walikota Mojokkerto, Bupati Jombang dan pemimpin perempuan lain yang hebat.

Perempuan kelahiran Tegal itu berharap siapapun aktor intelektual dibalik pemasangan spanduk provikatif supaya menghentikan blackcampaign yang dinilai membodohi masyarakat dan potensial menimbulkan konflik sosial. Terbukti beredarnya photo spanduk provokatif tersebut telah memantik kemarahan pendukung dan relawan paslon bupati dan wakil bupati Banyuwangi nomor urut dua, karena calonya bergender perempuan. Dimana kemarahan mereka diluapkan melalui media sosial. Bahkan mengultimatum akan melaporkan pemasang spanduk provokatif tersebut kepada aparat hukum yang berwenang.

Wartawan : Nurhadi

iklan warung gazebo

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *