Distributor di Banyuwangi Akui Kelangkaan Pupuk Subsidi

by -1073 Views
Pertani di sawah


Menurut dia, biasanya biaya sarana prasarana produksi sebesar Rp11 juta karena mendapat pupuk subsidi, namun akibat kelangkaan pupuk di pasaran maka bisa menembus Rp15 juta/hektare.

Kelangkaan pupuk bersubsidi tersebut petani mengeluhkan produksi dan produktivitas menurun yang mengakibatkan pendapatan usaha tani merugi.

Kelangkaan pupuk bersubsidi ini diakui oleh Indra (42) distributor pupuk PT.Panen Raya yang berada di Desa . Semenjak tiga bulan ini memang sangat sulit dan langka sekali untuk mendapatkan pupuk subsidi. Pada tahun 2020 ini ia sudah mengajukan sebanyak 113.895 ton melalui e-RDKK, namun untuk wilayah Banyuwangi hanya mendapatkan 38,8 Ton,

“Kami sebagai distributor hanya bisa mengajukan ke pihak pemerintah supaya apa yang di butuhkan para petani bisa terpenuhi . Kami berharap dan berupaya supaya para petani bisa memenuhi kebutuhan pupuknya dengan harga yang terjangkau,” ucapnya Kamis (3/9/20) melalui sambungan telponnya. (ari)

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *