Distributor di Banyuwangi Akui Kelangkaan Pupuk Subsidi

by -1073 Views
Pertani di sawah


Banyuwangi, seblang.com – Di masa pandemi Covid-19, sektor pertanian tetap mendapat perhatian khusus dari Pemkab Banyuwangi. Namun disayangkan oleh anggota kelompok tani yang berada di desa Kradenan Kecamatan Purwoharjo Banyuwangi, Edy Santoso yang mengungkapkan telah terjadi  kelangkaan pupuk bersubsidi selama 3 bulan ini

“Memang sangat sulit sekali mendapatkan pupuk subsidi mas,sedangkan pupuk non subsidi harganya Rp.150.000 / per kwintal. Hal ini sangat memberatkan sekali bagi petani kecil kayak kami mas,” ungkapnya

Sejumlah petani di Kabupaten Banyuwangi mengeluhkan kelangkaan pupuk bersubsidi sehingga biaya sarana prasarana produksi terjadi kenaikan, karena menggunakan pupuk non-subsidi

“Kita membeli pupuk NPK bersubsidi Rp2.000/kg, namun kini menjadi Rp15 ribu/kg karena pupuk non subsidi itu,” kata Edy

Saat ini, kata Edy, harga pupuk non subsidi di pasaran cukup tinggi. “Jika mengandalkan pupuk non subsidi dipastikan petani harus mengeluarkan biaya cukup besar untuk keperluan sarana produksi itu,” katanya.

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *